Блог О пользователеdalyvogel9

Регистрация

 

Panduan Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola


Ketika menyaksikan perbandingan sepakbola dalam layar muka kita kadang kala disajikan kampanye tebak skor yang dijalani para spesialis. Walau mempesona, saya tidak percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, namun tentu bukan perlu dianggap serius karena tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Bertentangan dengan menebas siapa menjulang yang mau menang — atau jika pertandingan bakal berakhir dengan seri. Mereka seperti itu reguler saja dikerjakan, walau di akhirnya sepak bola itu bundar sehingga pemenang pun terkadang kali lengah diprediksi. Apa sebab? Karena tersedia tata caranya. Ada logikanya. Ada «di atas kertasnya».

Melalui vokal ini beta akan kirimkan beberapa tips membuat bayangan yang langsung. Bukan berarti saya tetap benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Pasti lah tidak, meski pun dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran dugaan yang pas tinggi: pukul rata 3 atas 4 prediksi saya setara kenyataan.

2 bulan pra terjadi, saya memprediksi dengan terjadi All German kesimpulan di Persatuan Champions. Dalam final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang memenuhi sebuah kalender nonton bareng, saya meneroka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2—1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemenangan. Sebelum ini saya pula meyakini jika Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Terakhir, saya mengira Belanda hendak mengalahkan Nusantara dengan skor 3—0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; dugaan bisa sahih bisa lengah, tapi yang penting satu buah prediksi total harus memiliki dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka faktor keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak dapat diprediksi secara 100%, bahkan prediksi mengenai skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi naik tajam.

Hamba ajak Dikau untuk membahas beberapa perkiraan terakhir hamba guna menceritakan beberapa pijakan penting yang saya yakin akan produktif bagi Dikau saat mengetes memprediksi pertandingan.

Di antara prediksi yang beta sebut dalam atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Walau demikian siap logika di belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Tumpuan masa mewartakan ketidakrukunan tokoh Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Atas media aneh saya mendapat kabar kalau Ronaldo dan Mourinho pula tidak sesuai (berita mengenai hal ini baru keluar di Indonesia beberapa waktu lalu). Guna pelatih beta paham betul arti kesejahteraan tim dalam dan dalam luar vak dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang lumayan on fire, yang memproduksi saya deging memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, paling utama saat sebuah turnamen berlaku di mana pemain mesti terus simpatik tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat perbandingan cup, kemonceran striker demi menentukan. Ketika pertandingan liga kualitas sela panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen tim lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau kurnia keseluruhan menjimbit juga kudu dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kontrol Belanda 3—0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata dinamakan objektivitas, kalian semua wajar setuju bahwa Belanda tersendiri di kepada Indonesia. Kemudian mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia bakal bermain melimpah gairah, sehingga akan dapat mereduksi pertikaian kualitas. Oleh karena itu, skor sedikit atau besar bisa selalu diprediksi beserta sound logic — namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3—0, ialah keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela sebuah tim tatkala membuat bayangan. Berita Bola Eropa Kita mahir selalu bertafakur tim mahkota kita menang, tapi ketika membuat perkiraan tentu pikiran harus diutamakan di atas fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berdasar pada fakta-fakta ini. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan benar2 benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan keaslian yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan sedang menjadi landasan membuat 1 buah prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang mulia saat menentang Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik zaman «Hindia Belanda» tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik asal musim pula biar tidak mampu dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan renggangan kedua menyunggi yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll.) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena perkiraan saya terkadang saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak memohon saya meneka berbagai perbandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan luka paham hal kekuatan kedua tim. Kausa saya ini senafas secara tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi laporan dan warta yang elok mengenai menyunggi atau perhubungan tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menghasilkan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar tentang semua perhubungan yang terdapat. Akui selalu.

Tips antisipasi 7: Aku juga gak seharusnya meneka setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan amat sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjimbit menurut Anda 50—50. Kalau sudah begitu tahan muncul, hindari mendesak diri menciptakan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan prediksi anda mau meningkat.

Tetap banyak pertimbangan lainnya yang bisa serta patut diterapkan dalam menghasilkan sebuah dugaan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat saya berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi ini. Sebuah perkiraan yang terhormat, baik resmi maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada pada belakangnya.


 

Для ответа с цитированием необходимо
выделить часть текста исходной записи